Minggu, 11 Maret 2012

Berasal dari Makassar, Pembobol ATM BNI Manado Dibekuk

Berasal dari Makassar, Pembobol ATM BNI Manado Dibekuk MANADONEWS - Sepandai-pandainya tupai melompat sekali waktu akan jatuh juga. Begitulah yang dilakoni Fadli (28), Takdir (20) dan Zul (29), ketiga tersangka pembobol ATM di beberapa tempat di kota Manado ini berhasil dibekuk tim buser Polresta Manado, setelah berhasil membobol dua ATM BNI di bilangan Tikala, Manado pada Sabtu (9/3/2012) lalu.

Bagaimana hingga ketiga tersangka ini dibekuk aparat kepolisian? Berawal dari laporan petugas bank BNI kepada polisi yang menyatakan bahwa dua buah mesin ATM BNI telah dibobol orang tak dikenal pada hari Sabtu (9/3/2012) kemarin, yakni ATM di depan Manado English School dan ATM depan QueenMart Dendengan luar.

Nah berdasarkan laporan tersebut, tim buser Polresta Manado langsung terjun dan mengembangkan kasus ini hingga membuahkan hasil, di mana tim Buser Polresta Manadopada Minggu (11/3/2012) siang berhasil melacak dan langsung menangkap tiga tersangka, namun satu orang bernama POker berhasil melarikan diri. Selanjutnya ketiga tersangka langsung digelandang ke Polresta Manado.

Kepada Manadonews, Zul salah satu tersangka pembobol ATM mengaku mereka berasal dari Makassar, dan baru datang di Manado pada tanggal 9 Maret 2012, kemudian langsung melakukan aksinya setelah mendapatkan mobil sewaan dari TKB (Taman kesatuan bangsa) dengan harga 350 ribu/hari, kemudian pada Sabtu (10/3/2012) mereka beraksi di (ATM) BNI yang terletak di kecamatan Tikala,dan mendapat uang Rp3,6 juta. dan terakhir di ATM Queen Mart.

Sementara kasus ini masih dalam pengembangan mengingat satu tersangka yang masih buron dan sempat melarikan diri. Menurut salah satu anggota tim Buser Polresta Manado, mereka kemungkinan sudah terlatih dengan sangat rapih dalam melakukan aksinya.

"Kami masih memburu satu pelaku lagi. mudah-mudahan cepat tertangkap," ungkap seorang Buser POlresta Manado yang enggan mengungkapkan namanya.(Ardy)

Sumber Berita : http://manadonews.com/berita/hukum-k...dibekuk--.html


View the original article here

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar